Kawaii adalah kualitas keimutan, khususnya dalam konteks budaya Jepang. kawaisa (可愛さ) (keadaan imut, nomina) telah menjadi unsur penting dalam budaya populer Jepang, hiburan, busana, makanan, mainan, penampilan, dan mannerisme. Kawaii (可愛い) sebagai adjektiva secara harfiah berarti imut-imut, comel, molek, atau mungil.
Akar kata dari kawaisa dan kawaii adalah kawai yang dibentuk dari kanji ka (可), berarti dapat (bisa) ditambah ai (愛), berarti cinta. Istilah kawaii telah memiliki arti kedua sebagai cakep, manis (potongannya), mendingan, patut, mempesona.
Di Jepang, laki-laki dan perempuan diharapkan untuk tampil imut. Bahkan ada kecenderungan pria Jepang mencukur bulu kaki mereka untuk meniru penampilan aseksual.
Sebagian besar pria Jepang tertarik kepada wanita yang memiliki
barang-barang imut, karena hal tersebut mengingatkan mereka kepada
gadis-gadis kecil, dan wanita Jepang berusaha bertindak imut untuk menarik perhatian pria. Penelitian oleh perusahaan kosmetik Kanebo
mengungkap bahwa wanita Jepang usia 20 tahunan hingga 30 tahunan lebih
menyukai "penampilan imut" dengan "wajah bulat kekanak-kanakan". (Sumber: Wikipedia)
Serem juga yah setelah baca yang di atas, laki-laki dan perempuan diharapkan untuk tampil imut... terus kalau yang ga imut mesti di imut2in gituh? berarti tidak menjadi diri sendiri dong yah? :v
....Sebagian besar pria Jepang tertarik kepada wanita yang memiliki
barang-barang imut, karena hal tersebut mengingatkan mereka kepada
gadis-gadis kecil... Jadi mereka semua pedo? oh god why? #abaikan
berikut ini pics a man dan kucing.entah yang kawaii orang atau kucingnya.. you decide!
Takeru Sato
Hideaki Takizawa
Kyousuke Hamao







Tidak ada komentar:
Posting Komentar